Pembuatan Arang Dari Sampah Organik Dengan Cara Karbonisasi

Posted: Selasa, 09 Oktober 2012 by Unknown in
0

A. Natrium Karbonat (Na2Co3)

Sepanjang sejarah industri kimia, persediaan Na2CO3, soda, sangat penting karena soda adalah bahan dasar penting bukan hanya untuk keperluan sehari-hari (seperti sabun) tetapi juga untuk produk industri yang lebih canggih (seperti gelas). Di waktu lampau soda didapatkan dari sumber alami, dan kalium karbonat K2CO3, yang juga digunakan dalam sabun, didapatkan dalam bentuk abu kayu. Setelah revolusi industri, kebutuhan sabun meningkat dan akibatnya metoda sintesis baru dengan bersemangat dicari. Waktu itu telah dikenali bahwa soda dan garam (NaCl) mengandung unsur yang sama, natrium, dan penemuan ini mengakibatkan banyak orang berusaha membuat soda dari garam.

Pembuatan arang dari sampah organik ini dapat dibuat dengan cara karbonisasi dalam reaktor pirolisis pada suhu 350-510°C selama 5 jam. Parameter mutu arang yang diukur meliputi: rendemen, kadar air, abu, zat terbang, karbon terikat, nilai kalor, daya jerap terhadap iodin, benzena dan kloroform.


Bahan membuat arang :
v  Bambu

v  Kayu

v  Ranting


Bahan untuk karakterisasi :
v  Serbuk Kdr

v  Pelet Emas

v  Larutan Iodin

v  Larutan Na2S2O3

v  Kanji

v  Klorofrom

v  Benzena

v  Alumunium Foil

v  Akuades


Peralatan yang digunakan:
v  Neraca Analitik

v  Oven

v  Cawah porselin

v  Desikator

v  Tanur Listrik

v  Buret

v  Peralatan Gelas


Peroduk Arang

Arang dibuat serbuk untuk dianalisis sifat-sifat dasar dan strukturnya. Rendemen hasil pirolisis selama 5 jam berkisar 21,11-41,12%. Rendemen arang tertinggi 350  ̊C dan rendemen arang terendah 505  ̊C. Rendemen arang ditentukan oleh kadar air bahan baku, arang yang matang sempurna dihasilkan pada perlakuan 405-510  ̊C, namun nilai rendemennya lebih rendah dibandingkan pada perlakuan suhu<405  ̊C.

Kesimpulan :

Pembuatan arang dari sampah kota dapat dilakukan dengan pirolisis pada suhu 350-510°C selama 5 jam. Pada suhu 505°C hasilnya berkualitas lebih baik dibanding hasil perlakunn lainnya.

0 komentar: